Selasa, 01 Oktober 2013

Kisah Tragis Jhon Kenedi, Pertama Kali Melaut Berakhir Maut

L-News,...

Mujur tak dapat diraih malang tak bisa ditolak. Setelah 12 hari melaut kapal merapat di mulut muara Batang Lengayang. Kegembiraan Jhon Kenedi dan kawan-kawan menyeruak, terbayang keluarga anak dan istri dirumah, terbayang sambutan hangat. Namun tak disangka-sangka, kapal tiba-tiba dihempas terjangan badai. Jhon Kenedi dan seorang ABK terlempar kelaut.

Pria 36 tahun tersebut lenyap ditelan ombak. Berita hilangnya Jhon cepat menyebar hingga ke Painan. Tim BPBD Kabupaten Pesisir Selatan di Komandoi Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Hamdi segera menyisir lokasi.

Namun, sejak dinyatakan hilang Kamis pagi, sosok Jhon tidak kunjung ditemukan. Ketika hari hampir gelap Kamis senja, petugas menghentikan upaya pencarian untuk dilanjutkan esok.

Pagipun datang, petugas dan masyarakat bahu membahu dengan antusias segera mungkin menemukan pria beranak tiga itu.
Hingga siang tidak ada tanda-tanda keberadaan korban. Lokasi kejadian disesaki warga yang turut meyaksikan upaya pencarian.

Camat Lengayang, Yesfi Nawiarsih , Kapolsek Lengayang, AKP Afnizen serta Sejumlah anggota TNI/Polri tidak beranjak dari lokasi hingga sore. Upaya pencarian baru berbuah hasil, ketika petugas menemukan sesosok tubuh mengambang ditengah laut sejauh 200 meter dari pintu muara.

Jasad itu akhirnya dievakuasi oleh Tim SAR dan segera diangkut menuju Puskesmas Lengayang untuk keperluan outopsi.

Kisah Jhon Kenedi berakhir maut. Menurut penuturan rekan-rekan Jhon baru pertama kali melaut. Sebelumnya dia menjual es keliling. Namun entah apa yang membuat hatinya tergerak untuk ikut melaut.

Anak dan istri Jhon hanya bisa pasrah pada kenyataan nasib. Musibah itu merenggut asa. Rasa rindu hendak bersua dengan Orang tercinta berakhir sudah. Yang kembali hanya jasad. Tubuh kaku Jhon diratapi oleh anak-anaknya yang masih kecil. Sulung baru duduk dibangku SMP sementara bungsu belum lagi sekolah.

Ratapan istri Jhon sayup-sayup terdengar. Mewakili kisahnya seperti yang dilantunkan oleh penyanyi Minang, Yeni Puspita "Uda kanduang oi nan turuik sato, hilang dilawik, tiado barito, kok karam dima pusaro kok hilang dima barito, ondeh la malang uda kanduang ei"

0 komentar:

Poskan Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More