Lengayang News

Media Online Republik Lengayang.

Lengayang News

Media Online Republik Lengayang.

Lengayang News

Media Online Republik Lengayang.

Lengayang News

Media Online Republik Lengayang.

Lengayang News

Media Online Republik Lengayang.

Tampilkan postingan dengan label E2. Seputar Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label E2. Seputar Islam. Tampilkan semua postingan

Kamis, 02 Juli 2015

Ceramah Ramadhan : Makna Jihad

L-News

Akhir-akhir ini, masalah jihad sering dibicarakan terhubung pengalaman kita bermasyarakat dan berbangsa sekarang ini yang banyak diwarnai oleh konflik horizontal yang dikatakan bernuansa agama, disamping nuansa lainnya, seperti etnik, ekonomi dan lainlain. Selain itu, fonomena kelompok-kelompok muslim mengindetikkan diri dengan jihad, dengan memberi nama diri dengan kata jihad, misalnya,  Laskar jihad. Apakah kalangan muslim yang tidak menamakan diri dengan kata jihad tergolong mereka yang tidak berjihad? Jawabanya, bisa ‘’ya’’, bisa ‘’tidak’’, atau ‘’belum tentu’’; karena jawabanya tergantung pada siapa atau kelompok mana yang menjawab.

Dalam berbagai bentuknya di dalam Alquran, kata jihad tersebut sebanyak 41 kali. Dalam bentuk persis masdarnya, jihad, hanya ada empat kata tersebut di dalam Alquran. Dikenal juga, bentuk masdar yang lain dari akar kata yang sama dengan jihad, dan dengan pengertiannya yang berbeda, yaitu ijtihad dan mujahada. Ijtihad pada awalnya berarti pekerjaan para serjana/ahli hukum dalam mencari jalan keluar dari masalah-masalah hukum.Namun, pada masa sekarang ini, karena semakin kompleksnya ilmu pengetahuan dan masalah-masalah yang dihapi masyarakat, maka ijtihad juga bisa dikaitkan dengan masalah keras yang dilakukan untuk mencari jalan keluar dari masah-masalah yang bukan hukum, misalnya, ijtihad politik, ijtihad ekonomi dan lain-lain. Sedang makna mujahadah adalah usaha keras yang dilakukan untuk mencapai kesempurnaan moral, agama, dan hidup kerohanian secara hukum. Tulisan ini membatasi diri untuk pembahasan pengertian jihad.

Jihad yang berasal dari kata juhd dan jahd, berarti kekuatan,kemampuan, kesulitan, dan kelelahan’’. Dari pengertian bahasa itu dipahami bahwa jihad memerlukan kekuatan dan kemampuan dalam arti seluas-luasnya, meliputi kekuatan penelaran (pikiran), pisik/tenaga, dan materi. Dari pengertian itu juga dipahami bahwa jihad mengandung konsekuensi dan resiko, searti kesulitan dan kekalahan.Berikut ini kita mencoba untuk membahas pengertian jihad diluar pengertian bahasanya.

Bila ayat-ayat Alquran dibagi kepada dua kategori besar, maka dikenal yat-ayat berkategori makkiyah dan madaniyah. Ternyata kata jihad dalam berbagai bentuknya dalam Alquran, juga terbelah kepada kedua kategori tersebut, masing-masing 8 ayat makkiyah dan 33 ayat madaniyah. Samakah maksud kata jihad dalam ayat-ayat Alquran pada kedua kategori tersebut ? bila diamati, ternyata terdapat pengertian yang berbeda antara kata jihad pada ayat-ayat makkiyah dan kata jihad pada ayat-ayat madaniyah. Dibawah ini ditemukan ayat-ayat jihad katergori makkiyah.Q.s. al-Nah 16:110:

ثُمَّ إِنَّ رَبَّكَ لِلَّذِينَ هَاجَرُوا مِن بَعْدِ مَا فُتِنُوا ثُمَّ جَاهَدُوا وَصَبَرُوا إِنَّ رَبَّكَ مِن بَعْدِهَا لَغَفُورٌ رَّحِيمٌ
Yang artinya:
Dan sesungguhnya Tuhanmu (pelindung) bagi orang-orang yang berhijrah sesudah menderita cobaan, kemudian mereka berjihad dan sabar; sesungguhnya Tuhanmu sesudah itu benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Q.s. al-Ankabut 29:69:
وَالَّذِينَ جَاهَدُوا فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا ۚ وَإِنَّ اللَّهَ لَمَعَ الْمُحْسِنِينَ
Yang artinya:
Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik.
Semua ayat-ayat jihad kategori makkiyah, berarti bersungguh-sungguh. Jadi, lebih ditekankan pada pengertian bahasanya. Ayat-ayat jihad kategori makkiyah tersebut menunjukkan bahwa jihad yang dimaksud adalah mengarahkan segenap kemampuan guna mencapai ridhaTuhan. Diantara ayat-ayat ,makkiyah yang telah disebutkan diatas, sekalipum secara tegas memerintahkan jihad terhadap orang-orang kafir dengan jihat yang besar, namun ayat ini tidak mungkain sama sekali dipahami jihad dalam bentuk kontak senjata (perang), berhubung bula diingat bahwa sewaktu periode Mekah belum ada perang yang di lakukan Nabi Muhammad saw. 

Dalam kondisi terburuk pun dalam periode makkiyah, ketika tekanan dan penyiksaan ditimpakan kepada kaum muslimin, mereka menghadapi kondisi buruk itu tidak dengan perang.bahkan, Nabi saw.dalam menghadapi sabdanya: ‘’ bersabarlah kalian kerena aku belum mendapat perintah untuk perang’’. Bahkan, ada ulama/pakar yang berpendapat bahwa hanya beberapa ayat jihad katergori madaniyah yang berarti ‘’ qital atau perang’’. Contoh ayat jihad kategori madaniyah yang berarti ‘’perang’’ adalah berikut ini: Q.s. al-Taubah 9:73:
يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ جَاهِدِ الْكُفَّارَ وَالْمُنَافِقِينَ وَاغْلُظْ عَلَيْهِمْ ۚ وَمَأْوَاهُمْ جَهَنَّمُ ۖ وَبِئْسَ الْمَصِيرُ
Yang artinya:
Hai Nabi, berjihadlah (melawan) orang-orang kafir dan orang-orang munafik itu, dan bersikap keraslah terhadap mereka. Tempat mereka ialah jahannam. Dan itu adalah tempat kembali yang seburuk-buruknya.
Baik juga untuk diketahui, bahwa penggunaan kata yang seakar dengan kata jihad dalam Alquran, yang berarti ‘’bersungguh-sungguh’’, tidak semua menunjukkan kesungguhan berjuang di jalan Allah karena ada juga ayat yang menggunakan kata tersebut, namun menunjukkan suatu upayah sungguh- sunggguh untuk suatu hal yang tidak benar. Ankabut  29:8 dan surah Lukman31:15. Kata ‘’jahada  pada kedua ayat tersebut berarti ‘’mendesak’’ atau’’ memaksa’’, yaitu kedua orang tua yang mendesak atau memaksa anak untuk mempersekutukan Allah. Dari 41 ayat yang berbicara tentang jihad, 33 di antaranya memang mengandung arti berjuang di jalan Allah.

Jelaskan kiranya bahwa ayat-ayat jihad dalam Alquran pada umumnya berarti ‘’bersungguh-sungguh’’, hanya beberapa diantaranya yang berarti ‘’ perang’’. Karena itu, kalau pengertian jihad dipahami lebih pada semangat ‘’ perang’’, jelas pemahaman itu tidak sepenuhnya bersifat qir’ani (Islam). Bahkan, dapat keliru jika dikatakan semangat ‘’berperang’’ itu lahir dari sekian banyak ayat-ayat jihad dalam Alquran. Juga, kalau diperhatikan, jihad dalam Alquran yang berarti perang sifatnya kondisional. Ringkasnya, dalam perspektif Alquran, jihad mencakup pengertian yang sangatluas, pisik dan non pisik, harta (materi) dan jiwa (non materi). Karena itu, jiha memang meliputi harta, barang, tenaga, nyawa, emosi, pikiran, pengetahuan, waktu, tempat, dan sebagainya.

Ada kata atau istilah lain dalam Quran yang justru lebih langsung memberikan pengertian perang. Kata itu adalah pokok kata qatala, bentuk masdarnya adalah qital. Dibawah ini dikemukakan contoh ayat yang memuat Kata tersebut yang berarti ‘’perang’’Q.s. al-Hajj 22:39-40:

أُذِنَ لِلَّذِينَ يُقَاتَلُونَ بِأَنَّهُمْ ظُلِمُوا ۚ وَإِنَّ اللَّهَ عَلَىٰ نَصْرِهِمْ لَقَدِيرٌ
الَّذِينَ أُخْرِجُوا مِن دِيَارِهِم بِغَيْرِ حَقٍّ إِلَّا أَن يَقُولُوا رَبُّنَا اللَّهُ ۗ وَلَوْلَا دَفْعُ اللَّهِ النَّاسَ بَعْضَهُم بِبَعْضٍ لَّهُدِّمَتْ صَوَامِعُ وَبِيَعٌ وَصَلَوَاتٌ وَمَسَاجِدُ يُذْكَرُ فِيهَا اسْمُ اللَّهِ كَثِيرًا ۗ وَلَيَنصُرَنَّ اللَّهُ مَن يَنصُرُهُ ۗ إِنَّ اللَّهَ لَقَوِيٌّ عَزِيزٌ
Yang artinya:
Telah diizinkan (berperang) bagi orang-orang yang diperangi, karena sesungguhnya mereka telah dianiaya. Dan sesungguhnya Allah, benar-benar Maha Kuasa menolong mereka itu,
(yaitu) orang-orang yang telah diusir dari kampung halaman mereka tanpa alasan yang benar, kecuali karena mereka berkata: “Tuhan kami hanyalah Allah”. Dan sekiranya Allah tiada menolak (keganasan) sebagian manusia dengan sebagian yang lain, tentulah telah dirobohkan biara-biara Nasrani, gereja-gereja, rumah-rumah ibadat orang Yahudi dan masjid-masjid, yang di dalamnya banyak disebut nama Allah. Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa,
Dan  Q.s. al-Baqarah 2:190-193:
وَقَاتِلُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ الَّذِينَ يُقَاتِلُونَكُمْ وَلَا تَعْتَدُوا ۚ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْمُعْتَدِينَ
وَاقْتُلُوهُمْ حَيْثُ ثَقِفْتُمُوهُمْ وَأَخْرِجُوهُم مِّنْ حَيْثُ أَخْرَجُوكُمْ ۚ وَالْفِتْنَةُ أَشَدُّ مِنَ الْقَتْلِ ۚ وَلَا تُقَاتِلُوهُمْ عِندَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ حَتَّىٰ يُقَاتِلُوكُمْ فِيهِ ۖ فَإِن قَاتَلُوكُمْ فَاقْتُلُوهُمْ ۗ كَذَٰلِكَ جَزَاءُ الْكَافِرِينَ
فَإِنِ انتَهَوْا فَإِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَّحِيمٌ
وَقَاتِلُوهُمْ حَتَّىٰ لَا تَكُونَ فِتْنَةٌ وَيَكُونَ الدِّينُ لِلَّهِ ۖ فَإِنِ انتَهَوْا فَلَا عُدْوَانَ إِلَّا عَلَى الظَّالِمِينَ
Yang artinya:
Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.
Dan bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai mereka, dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu (Mekah); dan fitnah itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan, dan janganlah kamu memerangi mereka di Masjidil Haram, kecuali jika mereka memerangi kamu di tempat itu. Jika mereka memerangi kamu (di tempat itu), maka bunuhlah mereka. Demikanlah balasan bagi orang-orang kafir.
Kemudian jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu), maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Dan perangilah mereka itu, sehingga tidak ada fitnah lagi dan (sehingga) ketaatan itu hanya semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu), maka tidak ada permusuhan (lagi), kecuali terhadap orang-orang yang zalim.
Sekalipun kedua ayat diatas menegaskan pengertian ‘’perang’’, namun ada isyarat-isyarat yang harus diperhatikan menyangkut isin atau kebolehan berperang tersebut, yaitu:
  • Dari surah al-Hajj tersebut, dipahami bahwa perang diizinkan karena sebalumnya ada perlakuan aniaya atau kesewenag-wenang dan keharusan menjaga kehormatan rumah-rumah ibadah di mana nama Allah disebut berulang-ulang.
  • Sedang dari surah al-Baqarah di atas, dipahami bahwa sekalipun perang dibolehkan, namun kaum muslimin yang melakukang perang jangan melampaui batas, menghormati lawan yang sudah menghentikan perlawanannya, dan menghindari bahaya fikna yang lebih besar dari pembunuhan.
Setelah pengertian jihad mencakup banyak hal, termasuk mencakup pengertian ‘’perang’’, khususnya setelah kata ‘’qital’’ menegaskan pengertian ‘’perang’’, maka Nabi saw, dan para sahabatnya sejak saat itu memakai kata jihad untuk pengertian yang banyak itu. Suatu ketika, seorang laki-laki berbadang tegap lewat dihadapan Nabi yang sedang duduk bersama beberapa sahabat. Salah seorang sahabat berkata: ‘’alangkah baiknya badan yang begitu tegap dimanfaatkan dalam perang (jihad) di jalan Allah.’’mendengar itu Nabi berkata ‘’kalau laki-laki itu keluar mencari nafka untuk anak-anaknya  yang masih kecil, maka perjalanan itu jihad di jalan Allah. Apa bila dia berjalan untuk kepentingan dirinya sendiri agar kehormatan dirinya terjaga, maka itu juga satu jihad di jalan Allah. Namun, bila dia keluar untuk  kemegahan dan ria, maka langkahnya itu menempuh jalan syaitan. ‘’(H.R. Thabrani)

Tampak di dalam hadis yang diriwayatkan Thabrani, sahabat Nabi menggunakan kata jihad untuk arti perang di jalan Allah, sementara Nabi sendiri menerangkan secara gamblang beberapa contoh jihad yang bukan berarti perang. Jadi, dalam perspektif Alquran dan teladan Nabi Muhammad saw, jihad yang berarti perang dipahami secara sangat terbatas; sedang jihad dalam arti yang sangat luas dipahami secara umum pada masa itu. Penegrtian jihad secara terbatas menunjukkan bahwa perang yang dikenal dalam sejarah Nabi saw. Dilakukan secara propesional dan dengan syarat-syarat yang ketat seperti sudah dijelaskan. Begitu pula, pengertian yang demikian luas cakupannya sebgai telah diteladankan Nabi, telah membuka peluang dan ruang yang begitu lapang bagi kaum muslimin untuk kelak membawa mereka kepada komunitas manusia yang membangun dan memiliki kebudayaan berkualitas tinggi.

Apa yang dapat dilakukan sekarang untuk masa kedepan dalam kerangka membangun hubungan postif dan konstruktif antara jihad dan kerukunan umat agama. Dalam pandanganpenulis, pertama menumbuhkan kesadaran akan perbedaan ruang dan waktu kita dengan ruang dan waktu dari masa-masa sebelumnya, termasuk masa kenabian. Kedua, menginventarisasi tantangan masa kini dan masa hadapan guna meluhat kemungkinan bagaimana teks wahyu menawarkan solusinya. Ketiga memulai suatu pekerjaan besar, dan ini jiga merupakan jihad (intelektual), yaitu melakukan evaluasi, mengoreksi, dan memberi penafsiran baru terhadap tafsir dan terjemahan Alquran yang ada dan dimiliki umat Islam sekarang ini, menyangkut ayat-ayat yang berbicara tentang kerukunan umat tersebut dan ayat-ayat yang berkaitan dengannya. Setidaknya, yang segera bisa dilakukan adalah koreksi terjemahan Alquran Departemen Agama yang ada sekarang.Wa Allah A’lam bi-Shawab

Ceramah Ramadhan : AlQuran dan Pencerahan Hati Nurani

L-News

Alquran adalah wahyu Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw. Melalui melainkan Jibril sebagai petunjuk dan pedoman hidup bagi umat manusia. Alquran pada dasarnya adalah kitab petunjuk, diturunkan sebagai petunjuk dan pembimbing bagi umat manusia dalam kehidupan mereka di muka bumi. Fazlur Rahman mengatakan bahwa, sebagai kitab petunjuk, alquran itu bersifat antropologis dalam arti sangat dekat dengan manusia. Alquran menyebut dirinya, antara lain:

Hudan li al-nas (petunjuk bagi manusia). Allah swt. Berfirman di dalam Q.s. al-Baqarah 2: 185:

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِّنَ الْهُدَىٰ وَالْفُرْقَانِ ۚ فَمَن شَهِدَ مِنكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ ۖ وَمَن كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ أَيَّامٍ أُخَرَ ۗ يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ
Yang artinya:

(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.
Syifa’ li ma fi al-shudur (obat atau penawar penyakit yang ada dalam hati manusia). Allah swt. Berfirman di dalam Q.s. Yunus 10:57, berbunyi:

يَا أَيُّهَا النَّاسُ قَدْ جَاءَتْكُم مَّوْعِظَةٌ مِّن رَّبِّكُمْ وَشِفَاءٌ لِّمَا فِي الصُّدُورِ وَهُدًى وَرَحْمَةٌ لِّلْمُؤْمِنِينَ
Yang artinya:
Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman.
Rahmatan li al-mu’minin (rahmat bagi orang-orang beriman Allah swt. Berfirman di dalam Q.s. Bani Israil 17:82, berbunyi:
وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ لِّلْمُؤْمِنِينَ ۙ وَلَا يَزِيدُ الظَّالِمِينَ إِلَّا خَسَارًا
Yang artinya:
Dan Kami turunkan dari Al Quran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al Quran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian. 
Sebagai muslim kita harus berusaha untuk mendapat petunjuk Allah lewat Alquran, sehingga kita dapat hidup di bawah bimbingan dan petunjuk-Nya. Menurut Sayyid Qutub, umtuk mendapat petunjuk dan pencerahan hati dari alquran itu secara konsisten, al-ma’rifah’ala tha riq al-mustaqin. Usaha itu harus secara sungguh-sungguh dilakukan sebab tanpa itu, pencerahan alquran (cahaya Ilahi) tidak dapat masuk ke dalam hati nurani manusia.

Menurut al-Gazali, ada tiga faktor yang dapat menghambat masuknya cahaya Ilahi ke dalam jiwa manusia.
Al-dzunub wa al-ma’ashi (dosa-dosa dan maksiat). Dalam paham sufi, dosa-dosa itu dipandang sebagai penghalang atau tabir yang akan menjauhkan manusia dari Tuhan. Semakin banyak orang berbuat dosa, maka semakin tebal dinding yang menghalangi dirinya dari Tuhan. Ketika itu, cahaya Tuhan tidak dapat masuk ke dalam jiwanya karena terhalang oleh kabut dosa.’

Berhala-berhala kehidupan, Berhala adalah sesuatu yang dipertahankan oleh manusia, atau mendominasi manusia sehingga lupa kepada Allah swt. Setiap zaman, kata al-Gazali, memiliki berhala-berhalanya sendiri yang disembah dan dipertuhankan oleh manusia selain allah. Pada masa Nabi saw, berhala-berhala itu berupa Lata, Uzza, dan Manata. Pada zaman sekarang, berhala-berhala itu bisa berupa tahta, harta, dan wanita. Berhala-berhala tersebut telah membuat manusia lalai dan lupa kepada Allah swt. Jadi berhala-berhala itu telah menjadi penghalang yang efektif bagi masuknya cahaya Tuhan ke dalam jiwa manusia.

Yang disebabkan oleh letak dan posisi hati yang berlawan dengan sumber cahaya, yaitu Tuhan. Karena posisi yang berlawan dan bertolak belakang ini, maka pencerahan Tuhan tidak dapat berlangsung. Itulah hati orang-orang kafir yang secara sadar dan sengaja menolak eksistensi dan keberadaan Tuhan. Mereka adalah orang-orang yang mata dan hatinya ditutup oleh allah swt, sebagaimana firman-Nya di didalam Q.s. al-Baqarah 2:6-7, berbunyi:
إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا سَوَاءٌ عَلَيْهِمْ أَأَنذَرْتَهُمْ أَمْ لَمْ تُنذِرْهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ
خَتَمَ اللَّهُ عَلَىٰ قُلُوبِهِمْ وَعَلَىٰ سَمْعِهِمْ ۖ وَعَلَىٰ أَبْصَارِهِمْ غِشَاوَةٌ ۖ وَلَهُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌ
Yang artinya:
Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak juga akan beriman.
Allah telah mengunci-mati hati dan pendengaran mereka, dan penglihatan mereka ditutup. Dan bagi mereka siksa yang amat berat.
Untuk menghilangkan faktor-faktor masuknya pencerahan Tuhan tersebut dan agar manusia dapat menerima pencerahan Tuhan, maka manusia harus melakukan pula tiga hal, yaitu:
Taubat, dosa-dosa yang selama ini menjadi penghalang dapat kebersihan sehingga diharapkan pencerahan dapat berlangsung.

Memperkuat komunikasi dan hubungan denagn Allah swt. Komunikasi dan hubungan ini dibangun dengan memperbanyak ibadah dan mengingat kepada Allah (dzikrullah), sehingga hubungan manusia yang selama ini renggang karena berhala-berhala kehidupan dapat menguat kembali dan terjadi pencerahan seperti sedia kala.

Keimanan dan ketaqwaan, keyakinan bahwa Allah adalah Tuhan Yang Maha Esa, Tuhan semesta alam, sumber dari segala sesuatu dan tempat kembali atas segala sesuatu mengantarkan kepada manusia untuk menyadari, seperti firman Allah di dalam Q.s. al-An’am 6:162-163, berbunyi:

قُلْ إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
لَا شَرِيكَ لَهُ ۖ وَبِذَٰلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا أَوَّلُ الْمُسْلِمِينَ
Yang artinya:
Katakanlah: sesungguhnya sembahyangku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.
Tiada sekutu bagi-Nya; dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah)”.
Dengan demikian, pencerahan Tuhan itu dapat berlangsung mana kalah kita sebagai muslim selalu berpegang kepada petunjuk Allah, meninggalkan perbuatan-perbuatan dosa dan kemaksiatan memperbanyak ibadah dn amal shaleh, serta meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada-Nya. Inilah salah satiu makna firman allah swt. Di dalam Q.s. ali Imran 3:101, berbunyi:

وَكَيْفَ تَكْفُرُونَ وَأَنتُمْ تُتْلَىٰ عَلَيْكُمْ آيَاتُ اللَّهِ وَفِيكُمْ رَسُولُهُ ۗ وَمَن يَعْتَصِم بِاللَّهِ فَقَدْ هُدِيَ إِلَىٰ صِرَاطٍ مُّسْتَقِيمٍ
Yang artinya:

DemiBagaimanakah kamu (sampai) menjadi kafir, padahal ayat-ayat Allah dibacakan kepada kamu, dan Rasul-Nya pun berada di tengah-tengah kamu? Barangsiapa yang berpegang teguh kepada (agama) Allah, maka sesungguhnya ia telah diberi petunjuk kepada jalan yang lurus.kian, semoga Allah swt. Memberikan pencerahan hati kepada kita semua. Amin!

Rabu, 25 Maret 2015

Sholawat Munjiyat

L-News
sholawat Munjiyat  
" ALLAAHUMMA SHOLLI 'ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIN SHOLAATAN TUNJIINAA BIHAA MIN JAMII 'IL AHWAALI WAL AAFAATI WATAQDHI LANAA BIHAA JAMII 'ALHAAJAATI WATU THOHHIRUNAA BIHAA MIN JAMII 'ISSAYYI-AATI, WATAR FA 'UNAA BIHA 'INDAKA A'LADDAROJAATI WATUBALLIGHUNAA BIHAA AQSHOL GHOOYAATI MINJAMII 'IL KHOIROOTI FIL HAYAATI WABA'DAL MAMAATI INNAKA 'ALAA KULLI SYAI-IN QODIIR"

Artinya :
Ya Allah limpahkanlah rahmat kepada junjungan kita Nabi Muhammad saw, yang dengan rahmat itu Engkau akan menyelamatkan kita dari semua keadaan yang mendebarkan dan dari semua cobaan yang dengan rahmat itu Engkau akan mendatangkan kepada kita hajat, Yang dengan rahmat itu Engkau akan membersihkan kita dari semua keburukan/kesalahan. Yang dengan rahmat itu Engkau akan mengangkat kita kepada setinggi-tinggi derajat.Yang dengan rahmat itu pula Engkau akan menyampaikan kita kepada sesempurna-sempurnanya semua maksud dari semua kebaikan pada waktu hidup dan setelah mati, karena sesungguhnya Engkaulah Maha  Kuasa atas segala sesuatu.
Fadlilah dan keutamaan Sholawat Munjiyah (Penyelamat) :

Sholawat Munjiyat artinya shalawat penyelamat. Sholawat ini mengandung khasiat yang sangat besar dan sudah masyhur dan sudah pernah dipraktekkan oleh Syech Musa Al Dlarir. Beliau mendapat Sholawat itu dari Nabi saw, dalam mimpinya. Pada suatu hari Syech Musa pergi naik kapal bersama orang banyak tiba-tiba ada angin yang hebat hingga kapal nyaris tenggelam karena diterpa ombak yang begitu dasyat. Para awak kapal dan penumpangnya bingung dan berfikir bagaimana supaya dapat selamat. Dalam keadaan seperti itu Syech Musa terasa ngantuk berat sampai tidak bisa ditahan hingga tertidur, dalam tidurnya Syech Musa bertemu Nabi Saw. dan diberi amalan Sholawat Munjiyat dan berharap diajarkan kepada penunpang kapal untuk membaca 1000 kali. Setelah Syech Musa terjaga dari tidurnya menceritakan hal mimpinya kepada para penumpang kapal dan mengajari Sholawat tersebut. Kemudian secara bersama membaca Sholawat Munjiyat yang diajarkan tadi, belum sampai 1000 kali, baru kira-kira 300 kali karena pertolongan Allah, angin makin lama makin reda sehingga kapal tidak tenggelam dan penumpang di beri keselamatan oleh Allaw SWT, berkat fadlilah Sholawat Munjiyat.
  • Dibaca 41 kali di saat lahirnya seorang anak ,insya Allah anak itu kelak akan jadi orang besar lagi shaleh, tatat kepada Allah dan RasulNya, patuh kepada nasehat orang tua / guru serta menjadi anak yang berguna bagi agama nusa dan bangsa.
     
  • Dibaca 40 kali setelah sholat fardlu ,akan dapat menghilangkan kesusahan, mempermudah semua pekerjaan dan urusan, membuka dan meluaskan rezeki, menerangkan hati, meninggikan pangkat dan derajat, dan membuka pintu kebaikan dan dapat menolak atau menghindar bencana ,musibah dalam bentuk apa pun.
     
  • Jika hajat anda ingin lekas di kabulkan , tapi syaratnya harus yakin banget, baca 11 kali setelah sholat fardlu dan pada tengah malamnya dirikan sholat hajat 2 rakaat, lalu baca Sholawat  Munjiyat 1000 kali ( ini cara pamungkasnya biar cepat di kabulkan) ini cocok untuk hajat yang yang sangat mendesak dan urgen misalnya ingin dapat jodoh atau yang lainnya.

Macam-macam Sholawat Nabi

L-News

Sholawat Nabi itu banyak sekali macamnya diantara yang diketahui adalah :
1. Sholawat
2. Sholawat "Munjiyat"
3. Sholawat "Badawiyah"
4. Sholawat " Kubro"
5. Sholawat "Kamaliyah"
6. Sholawat
7. Shalawat "Basyairul Khairat"
8. Shalawat "Al-Fatih"
9. Shalawat "Sa'adatud-Darain"
10. Shalawat "Mohon Rizqi Banyak"
11. Shalawat "Ra'ufurahhim
12. Sholawat "Bariyyah"
13. Shalawat "Alfiyyah"
14. Shalawat "Al-Qadril 'Azhim"
15. Shalawat "Al-Qurasyi"
16. Shalawat "An-Nabiyyul Ummi"
17. Sholawat "Nuridzati"
18. Shalawat "Untuk menyembuhkan Penyakit"
19. Shalawat "syifa' (Obat)"
20. Shalawat "Tibbil Qulub"
21. Shalawat "Ahmad Shibagh"
22. Shalawat "Ar-Rizqi"
23. Shalawat "Kunuzul Asrar"
24. Shalawat Ibnu Mas'ud
25. Sholawat "Pembuka Pintu Ilmu"
26. Shalawat Ighatsah
27. Shalawat untuk menghilangkan kelupaan
28. Shalawat untuk cepat memahami suatu ilmu
29. Shalawat untuk mencapai yang diinginkan dan menutup Aib
30. Shalawat "Badar" (Badriyah)
31. Shalawat "Asnawiyyah"
32. Sholawat "Rekais"
33. Sholawat "Nurul Anwar"
34. Sholawat " Quthbul Aqthab "
dll
Baju ini telah lama tak ku pakai kutinggalkan begitu saja jauh dan jenuh berakhir sementara dalam senja ini aku terjaga dalam peluh kembali meratap,, kehidupan ini lagi,, desah angin semilir merambat menambah risauku,, kini telah kulihat,, kau bersama yang lainya,,…

link : http://www.puisiku.org/puisi-putus-cinta
Baju ini telah lama tak ku pakai kutinggalkan begitu saja jauh dan jenuh berakhir sementara dalam senja ini aku terjaga dalam peluh kembali meratap,, kehidupan ini lagi,, desah angin semilir merambat menambah risauku,, kini telah kulihat,, kau bersama yang lainya,,…

link : http://www.puisiku.org/puisi-putus-cinta
Baju ini telah lama tak ku pakai kutinggalkan begitu saja jauh dan jenuh berakhir sementara dalam senja ini aku terjaga dalam peluh kembali meratap,, kehidupan ini lagi,, desah angin semilir merambat menambah risauku,, kini telah kulihat,, kau bersama yang lainya,,…

link : http://www.puisiku.org/puisi-putus-cinta
Baju ini telah lama tak ku pakai kutinggalkan begitu saja jauh dan jenuh berakhir sementara dalam senja ini aku terjaga dalam peluh kembali meratap,, kehidupan ini lagi,, desah angin semilir merambat menambah risauku,, kini telah kulihat,, kau bersama yang lainya,,…

link : http://www.puisiku.org/puisi-putus-c
Baju ini telah lama tak ku pakai kutinggalkan begitu saja jauh dan jenuh berakhir sementara dalam senja ini aku terjaga dalam peluh kembali meratap,, kehidupan ini lagi,, desah angin semilir merambat menambah risauku,, kini telah kulihat,, kau bersama yang lainya,,…

link : http://www.puisiku.org/puisi-putus-cintadddddss

Selasa, 01 Juli 2014

4 Kunci Agar Tubuh Tetap Fit Saat Berpuasa

L-News
Puasa Ramadan adalah waktu yang baik untuk melakukan detoksifikasi bagi tubuh sekaligus beribadah. Sepanjang hari, selama 12 jam atau lebih tubuh kita kekurangan cairan dan asupan nutrisi. Akibatnya, beberapa orang ada yang cenderung cepat lemas dan tidak bersemangat karena kurangnya cairan dan nutrisi.

Untuk memastikan nutrisi yang cukup dan kondisi kesehatan tetap stabil dan bugar. tak ada salahnya Anda melakukan tips berikut ini :


1. Konsultasi ke Dokter

Cobalah untuk berkonsultasi dengan dokter tentang keamanan puasa dalam keadaan kesehatan individu. Kadang-kadang, seseorang memiliki beberapa perhatian khusus mengenai kesehatannya.

Nah, perhatian khusus itu bisa jadi justru mengganggu kegiatan berpuasa jika diabaikan begitu saja. Tanyakan pula ke Dokter multivitamin yang paling tepat untuk tubuh Anda.


2. Jangan lewatkan sahur

Sulit memang untuk bangun saat sahur padahal hal ini tidak boleh dilewatkan. Seperti sarapan, sahur diakui sebagai makan paling penting dalam sehari. Akan tetapi jangan makan berlebihan saat sahur.

Cobalah memilih makanan yang kaya akan karbohidrat kompleks dan protein, buah-buahan atau sayuran, dan jangan lupa untuk minum banyak air minimal 2 gelas.


3. Jangan kalap saat berbuka

Saat berbuka puasa, kebanyakan orang cenderung kalap dan mangonsumsi berbagai macam makanan. Sebetulnya hal itu justru berbahaya bagi kesehatan tubuh.

 Sebaiknya, berbukalah dengan segelas air putih dan dilanjutkan dengan mengambil beberapa butir kurma. Setelah beberapa saat, barulah makan berat dan pastikan hingga malam hari Anda banyak minum air.


 4. Tetap rutin beraktivitas

Selama puasa, beberapa aktivitas yang sebaiknya dilakukan seperti rajin mencuci tangan, rajin menyikat gigi dan menggunakan dental floss.

Selain itu, mengatur jadwal supaya mendapatkan cukup tidur dapat membantu menghadapi tantangan selama puasa. Tetaplah berolahraga ringan, seperti berjalan kaki selama 15-20 menit sebagai refreshing.

Sabtu, 17 Agustus 2013

Subhanallah! Makkah Sebagai Pusat Bumi

L-News,..

Makkah tempat di mana umat Islam melaksanakan haji itu terbukti sebagai tempat yang pertama diciptakan. Telah menjadi kenyataan ilmiah bahwa bola bumi ini pada mulanya tenggelam di dalam air (samudera yang sangat luas).

Kemudian gunung api di dasar samudera ini meletus dengan keras dan mengirimkan lava dan magma dalam jumlah besar yang membentuk ‘bukit’. Dan bukit ini adalah tempat Allah memerintahkan untuk menjadikannya lantai dari Ka’bah (kiblat). Batu basal Makkah dibuktikan oleh suatu studi ilmiah sebagai batu paling purba di bumi.

Jika demikian, ini bererti bahwa Allah terus-menerus memperluas dataran dari tempat ini. Jadi, ini adalah tempat yang paling tua di dunia.
Adakah hadits yang nabawi yang menunjukkan fakta yang mengejutkan ini? Jawapan adalah ya.
Nabi bersabda, ‘Ka’bah itu adalah sesistim tanah di atas air, dari tempat itu bumi ini diperluas.’ Dan ini didukung oleh fakta tersebut.

Menjadi tempat yang pertama diciptakan itu menambah sisi spiritual tempat tersebut. Juga, yang mengatakan nabi yang tempat di dalam dahulu kala dari waktu menyelam di dalam air dan siapa yang mengatakan kepada dia bahwa Ka’bah adalah pemenang pertama yang untuk dibangun atas potongan dari ini tempat seperti yang didukung oleh studi dari basalt mengayun-ayun di Makkah?
Makkah Pusat Bumi

Prof. Hussain Kamel menemukan suatu fakta mengejutkan bahawa Makkah adalah pusat bumi. Pada mulanya ia meneliti suatu cara untuk menentukan arah kiblat di kota-kota besar di dunia.
Untuk tujuan ini, ia menarik garis-garis pada peta, dan sesudah itu ia mengamati dengan seksama posisi ketujuh benua terhadap Makkah dan jarak masing-masing. Ia memulai untuk menggambar garis-garis sejajar hanya untuk memudahkan proyeksi garis bujur dan garis lintang.

Setelah dua tahun dari pekerjaan yang sulit dan berat itu, ia terbantu oleh program-program komputer untuk menentukan jarak-jarak yang benar dan variasi-variasi yang berbeda, serta banyak hal lainnya. Ia kagum dengan apa yang ditemukan, bahwa Makkah merupakan pusat bumi.
Ia menyadari kemungkinan menggambar suatu lingkaran dengan Makkah sebagai titik pusatnya, dan garis luar lingkaran itu adalah benua-benuanya. Dan pada waktu yang sama, ia bergerak bersamaan dengan keliling luar benua-benua tersebut. (Majalah al-Arabiyyah, edisi 237, Agustus 1978).
Gambar-gambar Satelit, yang muncul kemudian pada tahun 90-an, menekankan hasil yang sama ketika studi-studi lebih lanjut mengarah kepada topografi lapisan-lapisan bumi dan geografi waktu daratan itu diciptakan.

Telah menjadi teori yang mapan secara ilmiah bahwa lempengan-lempengan bumi terbentuk selama usia geologi yang panjang, bergerak secara teratur di sekitar lempengan Arab. Lempengan-lempengan ini terus menerus memusat ke arah itu seolah-olah menunjuk ke Makkah.
Studi ilmiah ini dilaksanakan untuk tujuan yang berbeda, bukan dimaksud untuk membuktikan bahwa Makkah adalah pusat dari bumi. Bagaimanapun, studi ini diterbitkan di dalam banyak majalah sain di Barat.
Allah berfirman di dalam al-Qur’an al-Karim sebagai berikut:

“Demikianlah Kami wahyukan kepadamu Al Qur’an dalam bahasa Arab supaya kamu memberi peringatan kepada Ummul Qura (penduduk Makkah) dan penduduk (negeri-negeri) sekelilingnya..”(asy-Syura: 7)
Kata ‘Ummul Qura’ berarti induk bagi kota-kota lain, dan kota-kota di sekelilingnya menunjukkan Makkah adalah pusat bagi kota-kota lain, dan yang lain hanyalah berada di sekelilingnya. Lebih dari itu, kata ummu (ibu) mempunyai arti yang penting di dalam kultur Islam.


Sebagaimana seorang ibu adalah sumber dari keturunan, maka Makkah juga merupakan sumber dari semua negeri lain, sebagaimana dijelaskan pada awal kajian ini. Selain itu, kata ‘ibu’ memberi Makkah keunggulan di atas semua kota lain.

Makkah Atau Greenwich

Berdasarkan pertimbangan yang seksama bahwa Makkah berada tengah-tengah bumi sebagaimana yang dikuatkan oleh studi-studi dan gambar-gambar geologi yang dihasilkan satelit, maka benar-benar diyakini bahwa Kota Suci Makkah, bukan Greenwich, yang seharusnya dijadikan rujukan waktu dunia. Hal ini akan mengakhiri kontroversi lama yang dimulai empat dekade yang lalu.

Ada banyak argumentasi ilmiah untuk membuktikan bahwa Makkah merupakan wilayah nol bujur sangkar yang melalui kota suci tersebut, dan ia tidak melewati Greenwich di Inggris. GMT dipaksakan pada dunia ketika mayoritas negeri di dunia berada di bawah jajahan Inggris. Jika waktu Makkah yang diterapkan, maka mudah bagi setiap orang untuk mengetahui waktu shalat.

Makkah Adalah Pusat Dari Lapisan-Lapisan Langit

Ada beberapa ayat dan hadits nabawi yang menyiratkan fakta ini. Allah berfirman:
“Hai golongan jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya melainkan dengan kekuatan.” (ar-Rahman:33)
Kata aqthar adalah bentuk jamak dari kata ‘qutr’ yang berarti diameter, dan ia mengacu pada langit dan bumi yang mempunyai banyak diameter.

Dari ayat ini dan dari beberapa hadits dapat dipahami bahwa diameter lapisan-lapisan langit itu di atas diameter bumi (tujuh lempengan bumi). Jika Makkah berada di tengah-tengah bumi, maka itu berarti bahwa Makkah juga berada di tengah-tengah lapisan-lapisan langit.
Selain itu ada hadits yang mengatakan bahwa Masjidil Haram di Makkah, tempat Ka‘bah berada itu ada di tengah-tengah tujuh lapisan langit dan tujuh bumi (maksudnya tujuh lapisan pembentuk bumi)
Nabi bersabda,

“Wahai orang-orang Makkah, wahai orang-orang Quraisy, sesungguhnya kalian berada di bawah pertengahan langit.”
Tawaf Di Sekitar Makkah
Dalam Islam, ketika seseorang thawaf di sekitar Ka’bah, maka ia memulai dari Hajar Aswad, dan gerakannya harus berlawanan dengan arah jarum jam. Hal itu adalah penting mengingat segala sesuatu di alam semesta dari atom hingga galaksi itu bergerak berlawanan dengan arah jarum jam.
Elektron-elektron di dalam atom mengelilingi nukleus secara berlawanan dengan jarum jam. Di dalam tubuh, sitoplasma mengelilingi nukleus suatu sel berlawanan dengan arah jarum jam. Molekul-molekul protein-protein terbentuk dari kiri ke kanan berlawanan dengan arah jarum jam. Darah memulai gerakannya dari kiri ke kanan berlawanan dengan arah jarum jam.

Di dalam kandungan para ibu, telur mengelilingi diri sendiri berlawanan dengan arah jarum jam. Sperma ketika mencapai indung telur mengelilingi diri sendiri berlawanan dengan arah jarum jam. Peredaran darah manusia mulai gerakan berlawanan dengan arah jarum jamnya. Perputaran bumi pada porosnya dan di sekeliling matahari secara berlawanan dengan arah jarum jam.
Perputaran matahari pada porosnya berlawanan dengan arah jarum jam. Matahari dengan semua sistimnya mengelilingi suatu titik tertentu di dalam galaksi berlawanan dengan arah jarum jam. Galaksi juga berputar pada porosnya berlawanan dengan arah jarum jam.

Tujuh Nama Lain Mekah Dalam Al Quran

L-News,.....

Mekah al-Mukarammah merupakan kota tertua dunia dan tempat permulaan Islam. Allah SWT menyebut dalam Al Quran tentang Mekah. Terdapat tujuh nama lain Mekah dalam Al Quran.

1. Makkah, sebagaimana firman Allah SWT, “Dan Dialah yang mencegah tangan mereka dari (membinasakan) kamu dan mencegah tangan kamu dari (membinasakan) mereka di tengah kota Makkah. Setelah Allah memenangkan kamu atas mereka.” (Al-Fath [48]: 24).

2. Bakkah, Allah SWT berfirman, “Sesungguhnya rumah ibadah pertama yang dibangunkan untuk manusia ialah Baitullah di Bakkah, yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi seluruh alam.” (Ali Imran [3]: 96).

3. Umm Al-Qura, firman Allah SWT, “Dan ini (Al Quran) adalah kitab yang telah Kami turunkan yang diberkahi; membenarkan kitab-kitab yang (diturunkan) sebelumnya dan agar kamu memberi peringatan kepada (penduduk) Ummul Qura (Mekah) dan orang-orang yang di luar lingkungannya. Orang-orang yang beriman kepada adanya kehidupan akhirat tentu beriman kepadanya (Al Quran) dan mereka selalu memelihara sembahyangnya.” (Al-An‘am [6]: 92).

4. Al-Balad, seperti firman Allah SWT, “Aku bersumpah dengan negeri ini (al-balad. Makkah) dan engkau (Muhammad) bertempat di negeri ini (al-balad. Makkah).” (Al-Balad [90]: 1-2).

5. Al-Baldah, sebagaimana tersurat dalam firman Allah SWT, “Aku (Muhammad) hanya diperintahkan menyembah Tuhan negeri ini (al-baldah, Makkah) yang telah Dia sucikan.” (Al-Naml [27]: 91).

6. Al-Balad Al-Amin, Allah SWT berfirman, “Demi buah Tin dan buah Zaitun, demi gunung Sinai, dan demi negeri yang aman ini (al-Balad al-Amin, Makkah).” (Al-Tin [95]: 1-3).

7. Al-Balad Al Aminin, sebagaimana tersurat dalam firman Allah Swt, “Dan ingatlah ketika Ibrahim berdoa, “Ya Tuhanku, jadikanlah negeri (Makkah) ini negeri yang aman (al-Balad al-Aminin).” (Al-Baqarah [2]: 126).

Rabu, 07 Agustus 2013

Lengayang Bertakbir, Menyambut Hari Kemenangan

L-News,.........

Allahu Akbar... Allahu Akbar... Allahu Akbar...
Laa Ilaha Illallohu Allohu Akbar...
Allahu Akbar Walillahilhamd...

Allahu Akbar Kabiro, Walhamdulillahi Katsiro...
Wasubhanallohi Bukrotaw Wa`ashila...
Laa ilaha Illallohu Wala Na`budu Illa Iyyahu ...
Muhlishina Lahuddin, Walaw Karihal Kafirun...
Laa ilahaillahu Wahdah, Shodaqo Wa'dah...
Wanashoro `abdah, Wa`a`aza Jundahu
Wahazamal Ahzaba Wahdah...
Laa ilaha Illallohu Wallohu Akbar...
Allahu Akbar Walillahilhamd...


Kumandang Takbir berkumandang di seluruh pelosok-pelosok di Lengayang untuk menyambut hari kemenangan Hari Raya Idul Fitri, di Masjid-masjid, di jalan-jalan, bahkan ada dengan berkendaraan bersama-sama bersuka cita.

Hampir di seluruh Nagari-nagari di Lengayang, pantauan Tim L-News malam ini mulai dari Pasar Kambang, Pasir Putih, Padang Panjang, Nyiur Gading, Koto Baru, Tampunik, Lakitan serentak Bertakbir...

Sesuai dengan keputusan Pemerintah RI bahwa Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal jatuh pada hari Kamis tanggal 8 Agustus 2013, seluruh umat Muslim akan Sholat Id pada esok nya..

Dan kami segenap Team Lengayang News (L-News) Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri , Mohon Maaf Lahir Batin...

@DevidSepriman
*dinda*

Minggu, 04 Agustus 2013

Kata Kata Ucapan Selamat Lebaran Hari Raya Idul Fitri 2013

L-News,.......

Tidak terasa selama 1 bulan penuh kita menjalankan ibadah puasa di bulan ramadhan dan kini kita sudah menginjak hari kemenangan yaitu Idul Fitri atau sering di sebut juga sebagai Lebaran. Sebelumnya saya selaku admin bersasi mengucapkan selamat hari raya idul fitri mohon maaf lahir dan batik.
Bagi anda yang ingin memberikan sms kata kata ucapan selamat idul fitri lebaran yang lucu maupun yang romantis anda bisa dapatkan disini, yang lucunya buat sahabat, temen, saudara anda dan yang romantisnya buat pacar kekasih tercinta tentunya. Ada juga loh kata kata mutiara idul fitri lebaran, tanpa banyak cerita lagi mending kita langsung lihat saja kata kata lebaran idul fitri dibawah ini.
satu tahun tidak terasa
Ramadhan telah kembali mengunjungi kita
semoga yang dilalui dan dilakukan
menjadikan kebaikan di bulan suci ini
Marhaban yaa Ramadhan
mohon maaf lahir dan bathin
Saat berlebih, ingatlah mereka yang dalam kekurangan. Saat gembira ingatlah mereka yang berduka dan menderita. Dalam ketulusan, mari kita sebarkan senyum, saling memaafkan, sebagai bukti syukur kita kepadaNya. Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1433 H. Mohon maaf lahir dan bathin.
Pergilah keluh, ku tak mau berteman dengamu
Silahkan kesah, kau bukan takdirku
Mujahadah adalah temanku, dakwah adalah nafasku,
dan Allah adalah kasihku.
Maafkan segala kesalahan
Manusia tak pernah Luput dari salah dan hilap
karena manusai bukan mahkluk yang sempurna
di bulan yang suci ini mari kita bermaafan
agar tak ada dendam dan rasa dengki
marhaban ya ramadhan
mohon maaf lahir batin
marhaban ya ramadhan….
termenung ku sejenak
mengingat akan keselahanku yang lampau
andai kalian smua ada disini sobat
maafku trucap dari hati yang paling dalam..
maafin ya… smua kesalahanku
aku sadar memang bukan teman yang sempurna untuk kamu
kesalahan dan kekhilafan selalu saja ada di antara kita
terutama aku yang sering ngerepotin kamu
met puasa dan maafkan lahir batin
tiada hari yang paling indah selain hari Ramadhan
jadikanlah diri kita pemenang hingga takbir berkumandang
sambut kemenang dengan hati yang bersih
minal aidin walfaidzin
11 bln banyak kata sudah di ucapkan
dan dilontarkan tak semua menyejukan
11 bln banyak prilaku yang sudah dibuat
dan diciptakan tak semua menyenangkan
11 bln banyak keluhan, kebencian, kebohongan
menjadi bagian dari diri
Mari kita memaafkan, mohon maaf lahir dan batin
Esok adalah harapan sekarang adalah pengalaman kemarin adalah kenangan…yang tak luput dari ke khilafan mohon maaf lahir dan Batin..Semoga RAMADHAN kali ini lebih baik dari RAMADHAN tahun lalu..amin….
Ketika hati menjadi bersih, kebahagiaan hadir tanpa beban, tanpa syarat. Setelah sebulan penuh menahan hawa nafsu dan cobaan, lahirlah hati yang bersih dan suci. Dalam ketulusan, mari kita sebarkan senyum, saling memaafkan, sebagai bukti syukur kita kepada-Nya. Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1433 H. Mohon maaf lahir dan bathin.

Sepatu baru ada, celana baru ada, baju baru ada, kopiah baru juga ada. Tapi, yang belum kupunya adalah maaf darimu… Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir dan bathin…
Hati kadang tak sebening XL. Tak secerah Mentari dan Fren. Aku mohon Simpati-mu untuk Bebaskan aku dari segala dosa. Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir dan bathin!!! 
tak ada kata seindah dzikir
tak ada bulan seindah Ramadhan
ijinkan kedua tangan bersimpuih
tuk memohon maaf atas semua kekhilafan
mohon maaf lahir batin
selamat menunaikan ibadah puasa
Seiring kumandang takbir di 1 Syawal, kumohon maaf darimu. Keikhlasan untuk memaafkan merupakan sesuatu yang indah. Semoga Allah SWT menerima semua amal ibadah kita. Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir dan bathin. tiada ampunan tanpa maaf dari sesama..

**dan spesial untuk DinDa**

Senin, 08 Juli 2013

Kata Mutiara Ucapan Selamat Puasa 2013 - 1434 H

L-News,..........
Dengan datangnya ramadhan maka umat islam di wajibkan untuk berpuasa sebulan penuh untuk membersihkan diri mereka dari dosa-dosa yang perna mereka lakukan di dunia ini. Maka untuk itulah kami memberikan Kata Mutiara Ucapan Selamat Puasa 1434 H  tahun 2013 buat kamu semua yang ingin mengucapkan selamat puasa buat teman dan keluarga anda yang menjalankan puasa nantinya sob.

...........
Satu tahun tidak terasa
Ramadhan 2013  telah kembali kengunjungi kita
Semoga yang dilalui dan dilakukan
Menjadikan kebaikan di bulan suci ini
Marhaban yaa Ramadhan
Mohon Maaf Lahir dan Bathin

Maaf kalo selama ini aku suka bikin kamu kesal.
Jujur juga, memang aku gak gampang ngertiin kamu.
Tapi aku 100% cinta kamu.
Met Puasa, maafkan aku lahir dan batin ya.
I Love U.

11 bln banyak kata sudah di ucapkan
dan dilontarkan tak semua menyejukan
11 bln banyak prilaku yang sudah dibuat
dan diciptakan tak semua menyenangkan
11 bln banyak keluhan, kebencian, kebohongan
menjadi bagian dari diri
Mari kita memaafkan, mohon maaf lahir dan batin

Bila hati saling terpaut rasa cinta terjalin indah
Bila salah & Khilaf telah terjadi maka Mohon Maaf
Lahir & Batin atas kesalahan,
“Marhaban Ya Ramadhan”
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1433 H
Semoga kita selalu diberkahi dibulan yang penuh mahrifah

Manusia tak pernah Luput dari salah dan hilap
karena manusai bukan mahkluk yang sempurna
di bulan yang suci ini mari kita bermaafan
agar tak ada dendam dan rasa dengki
marhaban ya ramadhan
mohon maaf lahir batin

Marhaban ya Ramadhan,
semoga bulan ini penuh BBM (Bulan Barokah dan Maghfirah)
mari kita PREMIUM (Pre Makan dan Minum)
serta SOLAR (Sholat Lebih Rajin ), dan
MINYAK TANAH (Meningkatkan Iman dan Banyak Tahan Nafsu Amarah)
serta PERTAMAX (Perangi Tabiat Maksiat)
Mohon Maaf Lahir dan Bathin

jika hati seputih awan jangan biarkan ia mendung.,
jika hati seindah bulan hiasi dengan senyuman.,
marhaban ya ramadhan.,
selamat menunaikan ibadah puasa mohon maaf lahir dan bathin…

Esok adalah harapan sekarang adalah pengalaman kemarin adalah kenangan…yang tak luput dari kekhilafan mohon maaf lahir dan Batin., Semoga RAMADHAN 2013 kali ini lebih baik dari RAMADHAN 2013 tahun lalu.. amin….

Dalam kerendahan hati ada ketinggian budi.
Dalam kemiskinan harta ada kekayaan jiwa.
Hidup ini terasa indah jika ada maaf.
Taqabalallahu Minna Waminkum…

Apa kbr sayangku, cintaku, permaisuriku, bidadariku, manisku, cantikku, rembulan cintaku, bintang kejoraku, matahariku, pelangi hatiku, melatiku, peri cantikku, mahadewiku, my sweety, my honey, my edelweiss, my heart, my love,  i just wanna say i love u, met puasa ya.. smg Allah mnerima puasa qta..

Ada raksasa bLi puLsa..
Ga krasa dah mw puasa…
Brung kk Tua nempLok dijendeLa
jgn Lpa perbnyk pahaLa..
Ada pepaya dmkan jerapah..
Maf’n aq ya klo pny sLah…
happy ramadhan !

Perkataan yg indah adlh ALLAH
Lagu yg merdu adlh ADZAN
Media yg terbaik adlh AL QURAN
Senam yg sehat adlh SHALAT
Diet yg sempurna adlh PUASA
Kebersihan yg menyegarkan adlh WUDHU
Perjalanan yg indah adlh HAJI
Khayalan yg baik adlh ingat akan DOSA&TAUBAT

Marhaban ya rhamadan… ya Allah, kusaMbut dtg’y buLan pEnuh ampUnanmu dg sUka dLam diri beRlumUr doSa, bErharap maMpu m’jaLankn smw pErintahmu dan kembaLi fitrah. Maafkan khilafku, ikhlaskan salahku, [nama pacar kamu] yg kucintai dg hati dan sepenuh hati karnaNya… smg tiap langkah kaki kita mdptkn ridloNya…selamat Ramadhan 1434 H

eLu MeMaNg SoBaT gUe YaNg TeRbAiK
sAmPaI tErKaDaNg GaK kErAsA sEenAkNyA
gUe NgAtAiN lUe n NgEjEkIn Lu SeMaUnYa
MaAfiN gUe BuKaN mAksUd NgErEnDaHiN
jUsTrU kArEnA lUe AdAlAh SePeRtI
bAgIaN dArI dIrI gUe
MeT pUaSa Ya!

Ayah dan Ibu sudah menukar seluruh jiwa
semata untuk kebahagian aku
Dan sampai saat ini belum tentu aku bisa
mengganti dengan kebahagian untuk Ayah dan Ibu berdua.
Selamat Beribadah Puasa, Ayah, Ibu
Mohon maaf lahir dan bathin.

Jika pedang lukai tubuh pastikan ada harapan sembuh
Jika lisan melukai hati dimana obat hendak dicari

Jalan-jalan beli sorban
Marhaban ya ramadhan

Jalan-jalan beli bakwan
Marhaban ya ramadhan

Biar mata tidak bertatap
Ingin kata aku ucap
Marhaban ya ramdhan
Buatmu yang jaun dinegeri jiran

Tok.. tok.. tok.. !!!
Assalamu'alaikum...
Permisi... Cuma mau minta maaf atas kesalahan yang pernah saya buat ma situ yang disengaja maupun tidak disengaja. Kan dah mau puasa..
Semoga amal ibadah amal ibadah kita diterima yah.. Minal aidin walfaidzin, mohon maaf lahir dan bathin..
Pamit yah...
Mau ke HaPe sebelah..
Assalamu'alaikum ^_^

Sajadah indah berseri, jadi hiasan di hari akbar nan suci.
Sms datang pengganti diri, tanda ingat silaturahmi
Taqobalallahu ya Karim, mohon maaf lahir dan bathin
Marhaban ya ramadhan 1434 H.

Sebentar lagi ramadhan, KAWIN yuk.. !!!
K = kurangi dosa
A = awali perbuatan dengan do'a
W = waktunya tambah pahala
I = ingat hidup hanya sementara
N = niati untuk masuk surga
Kirim ke yang laen ya biar KAWIN rame-rame

Mungkin hatiku ngga' sebening XL atau secerah Mentari
Fren aku minta SimPaTI-mu, Bebaskan aku dengan maafmu
Agar aku lega dengan minta maaf
Selamat menyambut bulan puasa, mohon maaf lahir dan bathin

Walau jarak terbentang, walau jasad tak dapat bersua
moga kata maaf yang tulus ini dapat menghapus khilaf dan salah
Dengan datangnya ramadhan 1434H, moga ibadah kita diterima Alla
Mohon maaf lahir bathin.

Kain sutera jadikan selendang
baju terbuat kain sutin
Bulan puasa telah datang
maaf lahir & bathin

Saat lisan tak terjaga, ada hati yang terluka
Saat khilaf nodai jiwa, ada rasa yang tersakiti
Saat ramadhan berangsur tiba, ku mohon maaf sucikan jiwa
........

Senin, 04 Maret 2013

MEMPERBAIKI AKHLAK DENGAN PENDIDIKAN AGAMA DI SEKOLAH (contoh makalah pelajaran agama)

L-News,....

Agama adalah salah satu bidang yang mengajarkan kepada kita tentang kebaikan dan mengajarkan kebenaran yang ada dunia ini. Agama menunjukan kepada kita tentang adanya tuhan yakni Allah SWT dan menjelaskan kepada kita bahwa kita hidup ini diatur dan di awasi oleh tuhan. Sehingga dalam menjalankan kehidupan ini kita harus melaksanakan segala petunjuk yang di berikan oleh Allah SWT melalui kitab yang di turunkannya melalui NabiMuhammad SAW. Kitab tersebut adalah Al Qur’an.

Berdasarkan ilmu bahasa (Etimologi) kata ”Islam” berasal dari bahasa Arab, yaitu kata salima yang berarti selamat, sentosa dan damai. Dari kata itu terbentuk kata aslama, yuslimu, islaman, yang berarti juga menyerahkan diri, tunduk, paruh, dan taat. Sedangkan muslim yaitu orang yang telah menyatakan dirinya taat, menyerahkan diri, patuh, dan tunduk kepada Allah SWT


Secara istilah (terminologi), Islam berarti suatu nama bagi agama yang ajaran-ajarannya diwahyukan Allah kepada manusia melalui seorang rasul. Ajaran-ajaran yang dibawa oleh Islam merupakan ajaran untuk manusia mengenai berbagai segi dari kehidupan manusia. Islam merupakan ajaran yang lengkap , menyeluruh dan sempurna yang mengatur tata cara kehidupan seorang muslim baik ketika beribadah maupun ketika berinteraksi dengan lingkungannya.

Islam juga merupakan agama yang dibawa oleh Nabi Adam, Nabi Ibrahim, Nabi Ya’kub, Nabi Musa, Nabi Sulaiman, Nabi Isa as. dan nabi-nabi lainnya.
Dalam Al-Quran surah Al-Baqarah ayat 132, Allah berfirman :
”Nabi Ibrahim telah berwasiat kepada anak-anaknya, demikian pula Nabi Ya’kub, Ibrahim berkata : Sesungguhnya Allah telah memilih agama Islam sebagai agamamu, sebab itu janganlah kamu meninggal melainkan dalam memeluk agama Islam”. (QS. Al-Baqarah, 2:132)
Nabi Isa juga membawa agama Islam, seperti dijelaskan dalam ayat yang berbunyi sebagai berikut :
”Maka ketika Nabi Isa mengetahui keingkaran dari mereka (Bani Israil) berkata dia : Siapakah yang akan menjadi penolong-penolongku untuk menegakkan agama Allah (Islam)? Para Hawariyin (sahabat beriman kepada Allah, dan saksikanlah bahwa sesungguhnya kami adalah orang-orang muslim” (QS. Ali Imran, 3:52).

Dengan demikian Islam adalah agama Allah yang diwahyukan kepada Rasul-rasul-Nya untuk diajarkankan kepada manusia. Dibawa secara berantai (estafet) dari satu generasi ke generasi selanjutnya dari satu angkatan ke angkatan berikutnya. Islam adalah rahmat, hidayat, dan petunjuk bagi manusia dan merupakan manifestasi dari sifat rahman dan rahim Allah SWT.

Pengertian pendidikan itu bermacam-macam, hal ini disebabkan karena perbedaan falsafah hidup yang dianut dan sudut pandang yang memberikan rumusan tentang pendidikan itu. Menurut Sahertian (2000 : 1) mengatakan bahwa pendidikan adalah “usaha sadar yang dengan sengaja dirancangkan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.”

Sedangkan Ihsan mengatakan bahwa pendidikan merupakan usaha manusia untuk menumbuhkan dan mengembangkan potensi-potensi pembawaan baik jasmani maupun rohani sesuai dengan nilai-nilai yang ada di dalam masyarakat dan kebudayaan. Atau dengan kata lain bahwa pendidikan dapat diartikan sebagai suatu hasil peradaban bangsa yang dikembangkan atas dasar pandangan hidup bangsa itu sendiri (nilai dan norma masyarakat) yang berfungsi sebagai filsafat pendidikannya atau sebagai cita-cita dan pernyataan tujuan pendidikannya (Ihsan, 1996 : 1)

Pendidikan agama dapat didefenisikan sebagai upaya untuk mengaktualkan sifat-sifat kesempurnaan yang telah dianugerahkan oleh Allah Swt kepada manusia, upaya tersebut dilaksanakan tanpa pamrih apapun kecuali untuk semata-mata beribadah kepada Allah (Bawani, 1993 : 65).
Ahli lain juga menyebutkan bahwa pendidikan agama adalah sebagai proses penyampaian informasi dalam rangka pembentukan insan yang beriman dan bertakwa agar manusia menyadari kedudukannya, tugas dan fungsinya di dunia dengan selalu memelihara hubungannya dengan Allah, dirinya sendiri, masyarakat dan alam sekitarnya serta tanggung jawab kepada Tuhan Yang Maha Esa (termasuk dirinya sendiri dan lingkungan hidupnya) (Ali, 1995 : 139)
Para ahli pendidikan islam telah mencoba mendefinisikan pengertian pendidikan Islam, di antara batasan yang sangat variatif tersebut adalah :
  1. Al-Syaibany mengemukakan bahwa pendidikan agama islam adalah proses mengubah tingkah laku individu peserta didik pada kehidupan pribadi, masyarakat dan alam sekitarnya. Proses tersebut dilakukan dengan cara pendidikan dan pengajaran sebagai sesuatu aktivitas asasi dan profesi di antara sekian banyak profesi asasi dalam masyarakat.
  2. Muhammad fadhil al-Jamaly mendefenisikan pendidikan Islam sebagai upaya pengembangan, mendorong serta mengajak peserta didik hidup lebih dinamis dengan berdasarkan nilai-nilai yang tinggi dan kehidupan yang mulia. Dengan proses tersebut, diharapkan akan terbentuk pribadi peserta didik yang lebih sempurnah, baik yang berkaitan dengan potensi akal, perasaan maupun perbuatanya.
  3. Ahmad D. Marimba mengemukakan bahwa pendidikan islam adalah bimbingan atau pimpinan secara sadar oleh pendidik terhadap perkembangan jasmani dan rohani peserta didik menuju terbentuknya kepribadian yang utama (insan kamil)
  4. Ahmad Tafsir mendefenisikan pendidikan islam sebagai bimbingan yang diberikan oleh seseorang agar ia berkembang secara maksimal sesuai dengan ajaran Islam (Tafsir, 2005 : 45)

Tujuan umum Pendidikan Agama Islam adalah untuk mencapai kualitas yang disebutkan oleh Al-Qur’an dan hadits sedangkan fungsi pendidikan nasional adalah mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Untuk mengemban fungsi tersebut pemerintah menyelenggarakan suatu sistem pendidikan nasional yang tercantum dalam Undang-Undang dasar No. 20 Tahun 2003

Dari tujuan umum pendidikan di atas berarti Pendidikan Agama bertugas untuk membimbing dan mengarahkan anak didik supaya menjadi muslim yang beriman teguh sebagai refleksi dari keimanan yang telah dibina oleh penanaman pengetahuan agama yang harus dicerminkan dengan akhlak yang mulia sebagai sasaran akhir dari Pendidikan Agama itu.

Menurut Abdul Fattah Jalal tujuan umum pendidikan  Islam adalah terwujudnya manusia sebagai hambah Allah, ia mengatakan bahwa tujuan ini akan mewujudkan tujuan-tujuan khusus. Dengan mengutip surat at-Takwir ayat 27. Jalal menyatakan bahwa tujuan itu adalah untuk semua manusia. Jadi menurut Islam, pendidikan haruslah menjadikan seluruh manusia menjadi manusia yang menghambakan diri kepada Allah atau dengan kata lain beribadah kepada Allah.

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat dewasa ini menuntut moralitas dan paham kebangsaan yang tinggi, sebab ilmu dan pengetahuan yang tidak dibarengi dengan tingkat keimanan dan moralitas yang tinggi menyebabkan pendidikan kehilangan esensinya sebagai wahana memanusiakan manusia. Banyak orang memiliki kecerdasan yang luar biasa dan prestasi yang gemilang secara akademik namun tidak memberikan manfaat yang berarti dalam lingkungan masyarakatnya, bahkan menjadi racun yang sangat membahayakan bagi eksistensi budaya dan nilai-nilai kemanusiaan karena iman dan moralitasnya rendah. Tidak sedikit kasus amoral terjadi yang dilakukan oleh anak-anak usia sekolah maupun oleh para ilmuwan, baik melalui layar televisi maupun media masa. Bagaimana seorang anak SMA memperkosa rekannya sendiri, membunuh, kecanduan obat-obat terlarang, minum-minuman keras, bunuh diri dan lain sebagainya. Hal ini menggambarkan bahwa pendidikan yang dilakukan selama ini belum menyentuh ranah kesadaran siswa.

Pelajaran Agama serta pesan-pesan moral yang disampaikan oleh guru di depan kelas, tidak mampu menjiwai setiap gerak langkah siswa dalam kehidupan masyarakatnya. Hal ini tentunya, disebabkan oleh keringnya pembelajaran yang dirasakan siswa, materi-materi pelajaran agama dianggap sebagai pelajaran tambahan yang harus dihapal, kemudian ditagih disaat ujian. Setelah ujian selesai, materi itupun segera menghilang tanpa bekas. Yang lebih parah lagi, di sekolah selama ini terkesan sebagai lembaga pengekangan, tidak ubahnya seperti penjara, dimana anak-anak didik dikekang dengan aturan yang serba ketat dan materi pelajaran yang begitu padat. Hampir tidak ada gagasan ataupun ide yang berasal dari siswa dapat berkembang dan menjadi perhatian. Dampaknya, ketika anak-anak selesai ujian nasional, mereka ramai- ramai mencoret baju, berteriak dijalanan dan ngebut-ngebutan. Seolah-olah mereka sudah bebas dan lepas dari semua pengekangan.

Inilah sebenarnya cerminan pendidikan Indonesia dewasa ini. Apabila situasi ini dibiarkan, maka bisa jadi masyarakat akan menjadi masyarakat yang rusak, masyarakat yang tidak memiliki nilai-nilai budaya yang harus dijunjung tinggi, masyarakat yang melupakan jati dirinya sendiri. Masyarakat yang cerdas dari sisi keilmuan, namun tidak memiliki kemampuan untuk mengerti dan memahami orang lain bahkan masyarakat yang tidak tahu dari mana asalnya. Di sini akan terlihat masyarakat pada kondisi yang sangat memperihatinkan, karena jauh dari nilai-nilai agama dan budaya yang ada. Untuk itu, peranan guru sangat besar dalam menanamkan nilai-nilai spiritual dan moralitas sedini mungkin, tentunya melalui pembelajaran yang memberikan ruang gerak yang lebih luas kepada siswa untuk mampu memahami diri dan orang lain disekitarnya serta mampu memahami dan menjiwai ajaran- ajaran agama yang sifatnya doktrinal secara baik dan benar. Guru hendaknya mampu berperan sebagai pembimbing untuk menuntun siswa memulai proses belajar, memimpin siswa agar hasil proses belajar sesuai dengan tujuan pengajaran, serta sebagai fasilitator dalam mempersiapkan kondisi yang memungkinkan siswa untuk melakukan kegiatan belajar.

Salah satu isu utama yang mencuat di seputar kontroversi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional baru-baru ini adalah masalah pendidikan agama di sekolah. Ada sejumlah tokoh yang berpendapat bahwa keberagamaan, sebagai urusan privat, sebaiknya menjadi wilayah keluarga dan masyarakat. Undang-undang tidak perlu mengaturnya agar  negara tidak mengintervensi wilayah privat. Bahkan ada yang berpendapat bahwa sekolah umum tidak perlu melakukan pengajaran agama karena masalah keimanan dan ketakwaaan merupakan wilayah pengajaran keluarga dan masyarakat. Dalam hal ini Tilaar (2005;14) berpandangan bahwa semakin banyak pihak yang peduli dan mengupayakan pembentukan manusia Indonesia menjadi religius, beriman, bertakwa, dan berbudi pekerti luhur semakin baiklah adanya. Negara, dalam kasus ini tidaklah masuk ke urusan privat melainkan ke urusan sosial, yakni sebatas menjagai tegaknya social fairness dalam pelaksanaan pengajaran agama di sekolah, demi keharmonisan kehidupan bersama antar umat beragama. Kalau siswa diajar agama sesuai dengan agama yang dianutnya dan diajar oleh guru yang seagama (inilah yang diatur oleh negara melalui Undang-Undang tersebut), kiranya rasa keadilan masyarakat tidak perlu terusik. Lagi pula, dengan cara demikian sekolah-sekolah swasta bermisi keagamaan akan lebih terdorong untuk  melakukan “promosi” agama tidak secara vulgar di kelas dengan mengajarkan suatu agama pada siswa beragama lain, melainkan melalui cara-cara yang cantik dan elegan yakni melalui kecemerlangan budi-pekerti agamis yang ditampilkan oleh penganutnya atau oleh budaya sekolahnya.

Tugas pendidikan agama tidak terbatas pada individu manusia tetapi juga pada usaha pembangunan sebuah bangsa dan keseluruhannya. Dan, tugas semua pendidikan adalah membina manusia susila, manusia yang berahlak atau dengan kata lain memanusiakan manusia. Pendidikan agama di dalam suatu masa perubahan sosial mempunyai tugas khusus, dalam arti membina anak didik untuk berkelakuan benar dalam situasi yang tidak menentu patokan-patokan moralnya. Karena perubahan atau kehancuran struktur-struktur sosial lama dan tumbuhnya keadaan-keadaan baru, maka lebih dulu diperlukan manusia-manusia yang mempunyai keberanian hidup yang bersedia mampu hidup diatas kaki sendiri dan mencari nafkah sendiri tidak menggantungkan nasibnya pada pemerintah atau birokrasi-birokrasi besar.

Pembanguan suatu bangsa membutuh pengetahuan tentang kenyataan-kenyataan sosial yang ada dan kemampuan untuk menilai kenyatan-kenyataan sosial berdasarkan kriteria yang ditarik dari suatu sistem nilai. Pendidikan agama dalam membentuk manusia susila tidak dapat dan tidak boleh berjalan sendiri, kalau pendidikan agama ingin mempunyai relevansi terhadap perubahan-perubahan sosial yang terjadi dalam masyarakat, ia harus berjalan dan bekerja sama dengan berbagai program mata pelajaran pendidikan non agama. Karena apabila tidak ada sinkronisasi antara mata pelajaran pendidikan agama dan pendidikan non agama, maka pendidikan agama hanya akan menjadi “hiasan kurikulum” belaka, yang berarti pendidikan agama yang hadir di dalam dunia sekolah selama ini tidak untuk membantu terciptanya suatu generasi baru yang lebih mampu dalam mengelola perubahan-perubahan sosial di masyarakat dan pembanguan bangsa pun tidak akan pernah berubah, bangsa ini hanya tinggal menunggu detik-detik kehancurannya.

Agama sangatlah penting dalam kehidupan manusia. Demikian pentingnya agama dalam kehidupan manusia, sehingga diakui atau tidak sesungguhnya manusia sangatlah membutuhkan agama dan sangat dibutuhkanya agama oleh manusia. Tidak saja di massa premitif dulu sewaktu ilmu pengetahuan belum berkembang tetapi juga di zaman modern sekarang sewaktu ilmu dan teknologi telah demikian maju.
  1. Agama merupakan sumber moral
Manusia sangatlah memerlukan akhlaq atau moral, karena moral sangatlah penting dalam kehidupan. Moral adalah mustika hidup yang membedakan manusia dari hewan. Manusia tanpa moral pada hakekatnya adalah binatang dan manusia yang membinatang ini sangatlah berbahaya, ia akan lebih jahat dan lebih buas dari pada binatang buas sendiri. Tanpa moral kehidupan akan kacau balau, tidak saja kehidupan perseorangan tetapi juga kehidupan masyarakat dan negara, sebab soal baik buruk atau halal haram tidak lagi dipedulikan orang. Dan kalau halal haram tidak lagi dihiraukan. Ini namanya sudah maehiavellisme. Machiavellisme adalah doktrin machiavelli “tujuan menghalalkan cara kalau betul ini yang terjadi, biasa saja  kemudian bangsa dan negara hancur binasa.

  1. Agama merupakan petunjuk kebenaran
Salah satu hal yang ingin diketahui oleh manusia ialah apa yang bernama kebenaran. Masalah ini masalah besar, dan menjadi tanda tanya besar bagi manusia sejak zaman dahulu kala. Apa kebenaran itu, dan dimana dapat diperoleh manusia dengan akal, dengan ilmu dan dengan filsafatnya ingin mengetahui dan mencapainya dan yang menjadi tujuan ilmu dan filsafat tidak lain juga untuk mencari jawaban atas tanda tanya besar itu, yaitu masalah kebenaran.
  1. Agama merupakan sumber informasi tentang masalah metafisika
Prof Arnoid Toynbee memperkuat pernyataan yang demikian ini. Menurut ahli sejarah Inggris kenamaan ini tabir rahasia alam semesta juga ingin di singkap oleh manusia. Dalam bukunya “An Historian’s Aproach to religion” dia menulis, “ Tidak ada satu jiwapun akan melalui hidup ini tanpa mendapat tantantangan-rangsangan untuk memikirkan rahasia alam semesta”. Ibnu Kholdum dalam kitab Muqaddimah-nya menulis “akal ada sebuah timbangan yang tepat, yang catatannya pasti dan bisa dipercaya. Tetapi mempergunakan akal untuk menimbang hakekat dari soal-soal yang berkaitan dengan keesaan Tuhan, atau hidup sesudah mati, atau sifat-sifat Tuhan atau soal-soal lain yang luar lingkungan akal, adalah sebagai mencoba mempergunakan timbangan tukang emas untuk menimbang gunung, ini tidak berarti bahwa timbangannya itu sendiri yang kurang tepat. Soalnya ialah karena akal mempunyai batas-batas yang membatasinya.
  1. Agama memberikan bimbingan rohani bagi manusia, baik dikala suka maupun di kala duka
Hidup manusia di dunia yang fana ini kadang-kadang suka tapi kadang-kadang juga duka. Maklumlah dunia bukanlah surga, tetapi juga bukan neraka. Jika dunia itu surga, tentulah hanya kegembiraan yang ada, dan jika dunia itu neraka tentulah hanya penderitaan yang terjadi. Kenyataan yang menunjukan bahwa kehidupan dunia adalah rangkaian dari suka dan duka yang silih berganti.
Firman Allah Swt yang artinya : “Setiap jiwa pasti akan merasakan kematian, dan engkau kami coba dengan yang buruk dan dengan yang baik sebagai ujian” (al-Ambiya, 35).
Dalam masyarakat dapat dilihat seringkali orang salah mengambil sikap menghadapi cobaan suka dan duka ini. Misalnya dikala suka, orang mabuk kepayang da lupa daratan. Bermacam karunia Tuhan yang ada padanya tidak mengantarkan dia kepada kebaikan tetapi malah membuat manusia jahat. (Shaleh, 2005: 45)

Memperhatikan hal-hal di atas maka, penyelenggaraan pendidikan agama di Indonesia dewasa ini harus terus ditingkatkan walaupun menghadapi kendala yang cukup sukar dan berat. Pendidikan agama di sekolah masih sangat banyak memerlukan perbaikan. Pendidikan dasar dan menengah hanya mempunyai sekolah bermutu dalam jumlah terbatas, baik yang milik Pemerintah maupun Swasta, sehingga belum cukup menghasilkan lulusan yang memadai untuk pelaksanaan pendidikan agama yang luas dan bermutu. Hal ini membawa konsekuensi bahwa tidak mustahil ada sejumlah siswa yang bermutu, tetapi mayoritas siswa sebagai calon kader bangsa atau umat masih belum dapat dijamin mutunya untuk mengisi dan menjalankan aneka ragam pekerjaan dan professi yang ada dalam satu masyarakat Abad ke 21.

Daftar Pustaka

Ali. M. 2000. Guru dalam Proses Belajar Mengajar. Bandung. Sinar Baru Algesindo Offset.
Anam, Saipul. 2005. Indra Djati Sidi Dari ITB Untuk Pembaruan Pendidikan. Jakarta:              Mizan Publika.
Arikunto, Suharsimi dan Cepi Safruddin Abdul Jabar. 2004. Evaluasi Program Pendidikan Pedoman Teoretis Praktis Bagi Praktisi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Arikunto, Suharsimi. 2001. Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Azwar, Saifuddin. 2002. Pengantar Psikologi Intelegensi, Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Dahar, Ratna Wilis. 1989. Teori-teori Belajar. Jakarta: Erlangga.
Zuhaerini, 1983. Metodik Khusus Pendidikan Agama. Surabaya : Usaha Nasional.
Drajat, Zakiah, 1992. Ilmu Pendidikan Islam, Jakarta : Bumi Aksara
Tafsir, Ahmad, 2005. Ilmu Pendidikan Dalam Persfektif Islam, Bandung : Remaja Rosdakarya
Riyanto, Yatim. 2006. Pengembangan Kurikulum dan Seputar Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), IKAPI : Universiti Press.
Shaleh, Abdul, Rahman, 2005.  Pendidikan Agama dan Pembangunan Untuk Bangsa. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Senin, 11 Februari 2013

KEBOHONGAN IBU DEMI KEBAIKAN ANAK NYA

L-NEWS,,,
Seorang ibu dalam hidupnya membuat beberapa kebohongan:

1. Saat makan, jika makanan kurang Ibu akan memberikan makanan itu kepada anaknya dan berkata, "Cepatlah makan, Ibu tidak lapar."

2. Waktu makan, Ibu selalu menyisihkan ikan dan daging untuk anaknya dan berkata, "Ibu tidak suka daging, makanlah, nak..."

3. Tengah malam saat dia sedang menjaga anaknya yang sakit, Ia berkata, "Istirahatlah nak, Ibu masih belum ngantuk..."

4. Saat anak sudah tamat sekolah, bekerja, mengirimkan uang
untuk Ibu. Ia berkata, "Simpanlah untuk keperluanmu nak, Ibu
masih punya uang..."

5. Saat anak sudah sukses, menjemput Ibunya untuk tinggal di
rumah besar, Ia lantas berkata, "Rumah tua kita sangat nyaman, Ibu tidak terbiasa tinggal di sana..."

6. Saat menjelang tua, ibu sakit keras, anaknya akan menangis, tetapi Ibu masih bisa tersenyum sambil berkata, "Jangan menangis, Ibu tidak apa apa." Ini adalah kebohongan terakhir yang dibuat Ibu.

Tidak peduli seberapa kaya kita, seberapa dewasanya kita, Ibu selalu menganggap kita anak kecilnya, mengkhawatirkan diri kita tapi tidak pernah membiarkan kita mengkhawatirkan dirinya.

Semoga semua anak di dunia ini bisa menghargai setiap kebohongan seorang ibu, karena beliaulah malaikat nyata yang dikirim TUHAN untuk menjaga kita dan menyayangi kita...
  

*L-News Team

Rabu, 02 Januari 2013

12 kata “JANGAN MENUNGGU” yang perlu dihindari (Motivasi Hidup)

L-NEWS,... 


12 kata “JANGAN MENUNGGU” yang perlu dihindari:

1. Jangan menunggu bahagia baru tersenyum, tapi tersenyumlah, maka kamu akan bahagia.

2. Jangan menunggu kaya baru bersedekah, tapi bersedekahlah, maka kamu semakin kaya.

3. Jangan menunggu termotivasi baru bergerak, tapi bergeraklah, maka kamu akan termotivasi.

4. Jangan menunggu dipedulikan orang baru kamu peduli, tapi pedulilah dengan orang lain! Maka kamu akan dipedulikan.

5. Jangan menunggu orang memahami kamu baru kamu memahami dia, tapi pahamilah orang itu, maka orang itu paham dengan kamu.

6. Jangan menunggu terinspirasi baru menulis, tapi menulislah, maka inspirasi akan hadir dalam tulisanmu.

7. Jangan menunggu proyek baru bekerja, tapi bekerjalah, maka proyek akan menunggumu.

8. Jangan menunggu dicintai baru mencintai, tapi belajarlah mencintai, maka kamu akan dicintai.

9. Jangan menunggu banyak uang baru hidup tenang, tapi hiduplah dengan tenang. Percayalah bukan sekadar uang yang datang tapi juga rezeki yang lainnya.

10. Jangan menunggu contoh baru bergerak mengikuti, tapi bergeraklah, maka kamu akan menjadi contoh yang diikuti.

11. Jangan menunggu sukses baru bersyukur, tapi bersyukurlah, maka bertambah kesuksesanmu.

12. Jangan menunggu bisa baru melakukan, tapi lakukanlah! Maka kamu pasti bisa!


(STA fb/*L-News Team)

Rabu, 26 Desember 2012

Strategi Setan Dalam Menjerumuskan Manusia

L-NEWS, ...

Assalamualaikum wr.wb.

Sebelum kita mengetahui strategi setan menjerumuskan manusia, ada baiknya terlebih dahulu mengetahui Visi dan Misi setan.Visi setan adalah memperbudak manusia dan Misi setan mengkondisikan manusia lupa kepada Alah SWT.Adapun strategi setan untuk mewujudkan visi dan misinya adalah sebagai berikut :

1. Waswasah > artinya membisikkan keraguan pada manusia ketika melakukan kebaikan atau amal sholeh. Saat kumandang azan subuh dan tubuh kita masih dililit selimut, terbersit dalam pikiran kita, “Nanti lima menit lagi”. Ini adalah waswasah.
Kenyataannya bukan lima menit tapi satu jam, akhirnya Sholat Shubuh terlambat bahkan tidak sholat.

2. Tazyin > artinya membungkus kemaksiatan dengan kenikmatan. Segala yang berbau maksiat biasanya terlihat indah, Misalnya, mengapa orang yang berpacaran lebih mesra daripada suami-istri? Jalan-jalan saat pacaran lebih mengesankan daripada setelah menikah. Ini karena ada unsur tazyin. Pacaran itu maksiat, sementara nikah itu ibadah. Maksiat disulap oleh setan sehingga terasa lebih indah, nikmat dan mengesankan. Inilah yang disebut strategi tazyin.

3.Tamanni > artinya memperdaya manusia dengan khayalan dan angan-angan. Pernahkan terbersit niat akan Shalat Tahjud saat merebahkan badan di tempat tidur? Namun pada jam tiga saat wekwr berbunyi, kita cepat-cepat mematikannya lalu meneruskan tidur. Pernahkan kita ingin bertobat?
Namun pada sat maksiat ada di depan mata, kita tetap saja melakukannya. Ironisnya ini berlangsung berkali-kali. Inilah yang disebut strategi tamanni.

4. A’dawah > artinya berusaha menanamkan permusuhan. Setan berikhtiar menumbuhkan permusuhan di anatara manusia. Biasanya permusuhan berawal dari prasangka buruk. Supaya manusia bermusuhan, setan biasanya menumbuhkan prasangka buruk.Karena itu waspadai kalau kita berprasangka buruk pada orang lain, sesungguhnya kita telah terperangkap strategi setan.

5. Takwif > artinya menakut-nakuti. Pernahkah merasa takut miskin karena menginfakkan sebagian harta, takut disebut sok alim karena datang ke majelis taklim? Kalau kita pernah merasakannya, inilah strategi takhwif.

6. Shaddun > Shaddun artinya berusaha menghalang-halangi manusia menjalankan perintah Allah dengan menggunakan berbagai hambatan. Pernahkah anda merasa malas saat mau melakukan sholat, atau mengantuk saat membaca Al Qur’an meskipun sudah cukup tidur? Ini adalah gejala shaddun dari setan.

7. Wa’dun > artinya janji palsu. Setan berusaha membujuk manusia agar mau mengikutinya dengan memberikan janji-janji yang menggiurkan. Akhirnya manusia mempercayainya. Misalnya, banyak kasus seorang wanita menyerahkan dirinya pada sang pacar karena dijanjikan akan dinikahi, namun setelah hamil sang pacar meninggalkannya begutu saja. Dia tidak mau bertanggung jawab. Inilah contoh wa’dun atau janji palsu dari setan.

8. Kaidun > artinya tipu daya. Setan berusaha sekuat tenaga memasang sejumlah perangkap agar manusia terjebak. Pernahkah saat diberi tugas, kita berpikir nanti saja mengerjakannya karena waktu masih lama? Ternyata setelah dekat waktunya kita mengerjakan asal-asalan dan tergesa-gesa sehingga hasilnya tidak optimal atau ada kemunginan pada waktu yang ditentukan pekerjaan tidak selesai. Strategi ini disebut kaidun.

9. Nisyan > artinya lupa. Sesungguhnya lupa itu adalah hal yang manusiawi. Lupa memang sesuatu hal yang manusiawi, tetapi setan berusaha agar manusia menjadikan lupa sebagai alasan untuk menutupi tanggung jawab. Pernahkan kita lupa menunaikan janji? lupa sholat? Kalau sesekali itu bisa disebut manusiawi, tetapi kalau sering dilakukan berarti terjebak strategi nisyan.

Demikian ringkasan tentang strategi setan. Semoga kita dapat mencermati dan berusaha agar tidak terjebak strategi setan laknatullah (setan yang dilaknat Allah)

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More